"darimana ya asi itu dibuat"
"kok bisa ya ASI tetangga lebih banyak?"
"kenapa kok asi ku sedikit"
"cara nya gimana ya biar ASI ku banyak"
oh ya bunda masih ingat kah tentang artikel Payudara dan Seisinya?
di artikel sebelumnya kita membahas bahwasannya jumlah pabrik ASI berpengaruh terhadap banyak nya ASI yang diproduksi, nah karena kita tidak bisa mengira ngira jumlah pabrik ASI, maka ada cara nih menstimulasi hormon agar memproduksi banyak ASI. baca sampai habis ya
Hai bunda, buat yang belum tahu nih, kenalin saya bidan ica, bidan dan konselor menyusui @mamina, ikuti terus blog ini dan jangan lupa follow @yurischank dan @mamina ya.
bismillahirrahmanirrahim
Adakah bunda disini yang menyadari perubahan payudara nya selama hamil?
kayaknya semuanya menyadari ya?
mulai dari payudara yang terasa penuh, lingkaran hitam sekitar puting atau areola menjadi semakin besar, muncul benjolan kecil kecil di areola, dsb
nah tau nggak sih bun kalau hal itu termasuk cara tubuh mempersiapkan menyusui setelah kelahiran nanti.
ada juga yang selama hamil tua tiba tiba asi sudah keluar sedikit dari payudara?
Perlu bunda diketahui, produksi ASI dipengaruhi oleh dua hormon, yaitu hormon prolaktin dan oksitosin.
Level hormon-hormon tersebut belum terlalu tinggi selama masa kehamilan. Karena hormon prolaktin akan ditekan oleh hormon kehamilan, yaitu estrogen dan progesteron. Sesudah lahiran dan plasenta lepas, hormon estrogen dan progesteron turun mendadak. Lalu hormon prolaktin menjadi tinggi sehingga ASI keluar.
gambar pertama sebelum hamil ya,
saat hamil, tubuh sibuk mempersiapkan payudara untuk persiapan menyusui
Okay lanjut..
Amati gambar dibawah ini :
dari gambar diatas terdapat 2 hormon yang berperan saat menyusui yaitu prolaktin dan oksitosin.
Hormon ProlaktinHormon Prolaktin adalah hormon yang bertugas untuk memproduksi ASI. bagaimana sistem kerja hormon ini?Sistem kerja hormon prolaktin seperti kulkas ini
yap, kulkas yang menyediakan ice maker otomatis, ketika gudang es batu kosong, maka akan memproduksi es batu, sedangkan saat gudang es masih ada maka dia akan berhenti memproduksi es
sama halnya dengan payudara,
ketika payudara bunda penuh, otak akan mengirim sinyal untuk berhenti memproduksi sebelum dikeluarkan, dan semakin sering bunda mengeluarkan ASI maka semakin banyak pula ASI yang akan diproduksi
ilmiahnya :
Setiap kali bayi menghisap payudara (atau sama halnya dengan memompa ASI) akan merangsang ujung saraf sensoris disekitar payudara sehingga merangsang kelenjar hipofisis bagian depan untuk menghasilkan prolaktin. Prolaktin akan masuk ke peredaran darah kemudian ke payudara menyebabkan sel sekretori di alveolus (pabrik ASI) menghasilkan ASI.
Makin banyak ASI yang dikeluarkan dari gudang ASI (sinus laktiferus), makin banyak produksi ASI. Dengan kata lain, makin sering bayi menyusui makin banyak ASI diproduksi. Sebaliknya, makin jarang bayi menghisap, makin sedikit payudara menghasilkan ASI. Jika bayi berhenti menghisap maka payudara akan berhenti menghasilkan ASI.
Oh ya tau ngga sih bun kalau menyusui atau memompa bayi di malam hari bunda bisa memproduksi lebih banyak ASI? yap karena hormon prolaktin semakin aktif saat malam hari. Jadi buat bunda yang ingin menambah stok ASI perah atau memperbanyak produksi ASI bisa banget menstimulasi payudara di malam hari apalagi kalau pake metode Power Pumping.
Hormon Oksitosin
Nah kalau hormon prolaktin tugasnya memproduksi ASI, hormon Oksitosin bertugas mengeluarkan ASI.
Hormon ini ibarat pompa nya, Oksitosin akan dialirkan melalui darah menuju ke payudara yang akan merangsang kontraksi otot di sekeliling alveoli (pabrik ASI) dan memeras ASI keluar dari pabrik ke gudang ASI.
Lalu, kalau hormon prolaktin dipicu oleh menyusui atau memompa asi, hormon oksitosin dipengaruhi oleh psikologis bunda loh!
Keadaan yang dapat meningkatkan hormon oksitosin
- Perasaan dan curahan kasih sayang terhadap bayinya.
- Celotehan atau tangisan bayi
- Dukungan ayah dalam pengasuhan bayi, seperti menggendong bayi ke ibu saat akan disusui atau disendawakan, mengganti popok dan memandikan bayi, bermain, mendendangkan bayi dan membantu pekerjaan rumah tangga
- Pijat oksitosin (@mombabycenter.id untuk wilayah sidoarjo)
Beberapa keadaan yang dapat mengurangi produksi hormon oksitosin- Rasa cemas, sedih, marah, kesal, atau bingung
- Rasa cemas terhadap perubahan bentuk pada payudara dan bentuk tubuhnya, meniggalkan bayi karena harus bekerja dan ASI tidak mencukupi kebutuhan bayi.
- Rasa sakit terutama saat menyusui
Wah bersyukur banget bunda yang menemukan blog ini, yuk belajar terus tentang menyusui agar nantinya tidak perlu khawatir perihal menyusui.. Be The Best Mother. See you next article !
Komentar
Posting Komentar